Kopi
Bismillaah, Ketika itu usiaku masih anak2. Setiap pagi tercium aroma wangi semerbak memenuhi rumah. Aroma wangi semerbak itu berasal dari secangkir kopi hangat milik opung boru (nenek). Pastinya kapan aku tak tahu sejak kapan opung bertemankan pagi dengan minuman yang nikmat itu. Mungkin saja sejak dulu kala. Soalnya saat itu aku sedang mengisi libur mengunjungi nenek. Nikmat? Bagaimana aku bisa tahu rasanya. Padahal aku belum pernah mencobanya, sebab anak kecil di larang minum kopi. Katanya "kayak orang tua saja minum kopi". Aku mundur perlahan, ogah di bilang kayak nenek2. Hehe. Namun aku membayangkan pasti rasanya enak, karena aroma nya saja sudah membuat orang tertarik ingin mencobanya. Secangkir kopi hangat di padu dengan cemilan roti kelapa. Maa syaa Allooh, betapa maknyuss nya. Alhamdulillaah, aku kebagian roti kelapanya. Dengan memperhatikan secara seksama cara nenek menikmati kopinya sambil sesekali mencelup roti kelapanya kedalam kopi hangatnya, membuatku ing...