Hati-hati

Foto : dari google


Bismillaah

Bahasan kali ini mungkin sesuatu yang di anggap tabu oleh sebagian orang. Tapi fenomena ini cukup mengejutkan dan harus di sampaikan ke yang lain yang mungkin saja belum pernah terpikirkan olehnya sebelumnya.

Celana dalam wanita (selanjutnya disingkat dengan cd). Apa yang terpikir oleh kalian? Hey , kita tidak sedang membahas model atau warna-warnanya. Stop! Nah loch, bagaimanapun aku tak bisa mencegah apa yang sedang pembaca pikirkan.

Ok, kita lanjut.

Memang tampak remeh dan sepele. Tapi dampaknya bisa jadi besar. Aku pernah mendengar kisah adik temanku yang selalu kehilangan cd nya ketika di jemur. Saat dia menyadari kalau cd nya mulai berkurang diapun mulai curiga jangan-jangan ada yang mencuri cd nya ketika di jemuran.

Karena penasaran akhirnya diapun menyelidiki dan memantau jemurannya dari dalam rumah. Dan, dugaannya ternyata benar ada yang mencuri cd nya.

Seorang laki-laki muda mengendap-endap mendekati jemurannya dan mengambilnya lalu dengan secepat kilat kabur. Dengan sigap adik temanku mengikuti pemuda itu. Sampai di rumahnya diapun (adik temanku) mengetuk pintu. Yang keluar adalah wanita setengah baya, ibu pemuda itu. Adik temanku pun menceritakan detail kejadiannya. Awalnya si ibu tidak mempercayainya. Adik temanku akhirnya mengajak si ibu itu untuk memeriksa kamar pemuda anaknya itu. Daaaannn...., kedapatan lah beberapa cd yang selama ini pemuda itu kumpulkan. Si ibu tak bisa mengelak lagi, berusaha meminta maaf agar kejadian ini tidak di bongkar. Selanjutnya aku lupa apakah adik temanku membongkar kisahnya apa tidak.

Memang tampak remeh dan sepele. Tapi kita bisa mengambil hikmah dari kisah di atas. Bagi para akhwat baik sudah menikah atau belum janganlah sembarangan menjemur cd nya. Usahakan menjemurnya di tempat yang tidak terlihat dari orang sekitar yang sedang lewat atau di tempat yang tersembunyi. Misal di belakang rumah yang di pagari, atau jika tidak ada tempat tersembunyi bisa di siasati di tengah-tengah jemuran, misal ada tiga tali jemuran maka dia di letak di tengah jemuran dan sedikit agak di tutup-tutupi. Ini demi kebaikanmu.

Kita tidak tahu orang-orang di luar sana yang sudah berpenyakit hatinya, kita tidak bisa mencegah apa yang ada dalam pikirannya oleh karena itu kita lah yang mencegah agar kejadian seperti kisah di atas tidak menimpa kita. Ataupun awalnya orang nya baik-baik saja jadi terjangkiti penyakit hati karena melihat cd yang bebas di pandang setiap hari di jemuranmu. Kita memang tidak tahu. Tapi kita bisa mencegahnya dari diri kita sendiri.

Akupun bergidik ngeri mendengar kisah adik temanku itu. Padahal adik temanku itu sudah menikah loh. Jadi orang yang berpenyakit hatinya itu tidak pandang bulu terhadap aksinya nyolong cd siapapun baik yang belum menikah ataupun sudah menikah.

Bisa jadi orang seperti ini juga ada di sekitarmu. Cegah lah itu dari dirimu sendiri.


Makassar, 


Ummu Aasiyah As Samosiriyah
Emak Lima Orang Anak 
Alloohumma Baarik

***
Tidak bermaksud mengenyampingkan jasa produsen dan penjual cd, konon si pelaku yang berpenyakit hatinya memang lebih suka mengambil yang sudah bekas.

نسأل الله السلامة و العافية


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu

Kegiatan sehari-hari