Tipe-tipe orang nyetatus di wa
![]() |
| Source pinterest |
Bismillaah,
Ini hanya analisa ala saya saja, dari pengamatan yang tidak baku alias masih ada kemungkinan-kemungkinan pendapat lain sesuai pengamatan masing-masing individu. Bisa saja setiap orang berbeda analisanya dari sudut pandang yang berbeda. Dan banyak faktor yang menpengaruhinya, seperti faktor lingkungan, stigma (pola pikir), circle pertemanan dari si pengamat. Dan intinya haruslah tetap mengedepankan husnuzhon. Biar ga baper.
Tipe-tipe orang 'nyetatus' di wa:
*Nyetatus Nasihat*
1. Pure (murni) karena ingin membagikan faidah.
Yang ngepas-in butuh faidah dan mengedepankan husnuzhon tentu membuatnya serasa mendapat jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Nah, kalau tipe yang suka su'udzon pasti status kayak gini di anggap nyindir. Pasti dech segala macam di hatinya campur aduk antara marah dan benci. Ini tipe yang baperan.
2. Pure (murni) karena ingin menyindir.
Tipe ini gawat. Dia akan menyindir orang dengan bersenjatakan dalil-dalil. Padahal bisa jadi dalil itu cocok untuk menyindir dirinya sendiri. Yang mengedepankan husnuzhon tetap akan bermanfaat dalil yang penuh nasihat. Nah, tipe yang baperan bakal nyerang dengan nyetatus dalil yang lain. Akhirnya perang status. Ga kelar-kelar. Kontak teman yang sama-sama mereka save jadi penonton atas tontonan yang mereka pertontonkan. #sad.
*Nyetatus kegalauan alias keluh kesah*
1. Ada yang pure hanya melepaskan rasa yang ada menekan di hati. Butuh melepaskan walau hanya sekedar nyetatus. Walaupun ada yang nanya karena kepo 'ada apa', 'mengapa' dll dia tetap bilang tidak kenapa-kenapa. Stop, jangan di introgasi lebih lanjut. Dia sedang mengobati hatinya dengan terapi menulis di status. #ada yak orang begini heheh
2. Ada yang pure mencari perhatian orang. Keseringan nyetatus dengan galau, gundah, keluh kesah atau semisalnya. Hati-hati bagi yang kepo. Kalau kegalauannya menyangkut seseorang si kepo yang bertanya akan di seret dan di giring mengghibah seseorang yang pembuat status keluh-kan. Ini gawat karena niatnya nyari dukungan buat menjatuhkan lawan di mata teman-temannya. #waspada. #makanya jangan kepo heheh.
*Nyetatus informasi (pemberitahuan)*
Banyak macamnya, bisa ngasih informasi jadwal dhauroh, produk atau alat-alat (sekedar mengulas bukan jualan), tips atau keadaan seseorang (bisa karena memberitahu seseorang sakit dll).
Rajin ngasih tips yang bermanfaat, misal manfaat dari buah ini begini dll. Atau tips-tips yang berguna lainnya. Mengulas produk yang di beli bagus apa tidak suatu merk tertentu dan lain-lain. Oh ya ada juga pemberitahuan tentang seseorang yang sakit, ini pengalamanku. Di sesi statusnya yang pertama dia menggambarkan kekhawatirannya kepada yang sakit. Saya yang lihat mulai empati. Tapi nahan diri untuk tidak bertanya. Sesi dua lewat statusnya lagi tentang betapa sedihnya dan mendo'akan seseorang yang sedang sakit itu. (Dia tidak menyebut nama orang yang sakit). Pertama empati, kedua pengen tahu donk siapa yang sakit. Si pembuat status seorang gadis belia. Kan saya penasaran siapa tahu ibunya sakit. Karena ibunya teman saya, akhirnya saya nanya siapa yang sakit hingga membuatnya sedih. Ehh, cuma centang biru (di read) tapi ga di balas. Ya udah. Dia berhak koq membuat status begitu, tapi apakah saya salah bertanya atas muatan (informasi) statusnya yang lewat sampai dua sesi begitu. Husnuzhon saja, mungkin si gadis belia penulis status sedang tidak mood atau sedang datang bulan. Selesai. #elus dada # sabar #curcol ehh
Tapi ini saya tidak bermaksud menggiring pembaca untuk mengghibahnya ya. Cuma merasa janggal saja dengan informasi setengah-setengah yang dia berikan.
*Nyetatus jualan*
Kalau yang ini tentu tujuannya buat ngiklan jualannya ya. Kegunaan internet ini memang sangat di butuhkan untuk meng-iklan kan produk (jualan).
Ada juga ya yang nyetatus tujuannya untuk pamer. Pamer harta/barang miliknya atau kegiatan amalnya dan macem-macemlah jenisnya. Alhamdulillaah untungnya di status kontak teman saya tidak ada yang suka pamer. Atau malah saya yang suka pamer ini. Pamer hasil baking heheh. Itu dulu, sekarang pamernya tidak di status wa tapi di blog. #gubraaakk.
Terus ummu Aasiyah tipe yang mana ini? Kalau saya termasuk tipe yang mana ya? malah tanya. Karena seringnya saya hiatus dari per-wa-an. Sering ilang timbul heheh.
Kamu punya tipe-tipe lain lagi ga yang kamu temukan di status kontak teman milikmu?
Makassar, 01082021
Alloohumma Baarik,
Ummu Aasiyah As Samosiriyah
Emak Lima Orang Anak

Komentar
Posting Komentar