Rindu
Bismillaah,
Sejak menikah hingga memiliki enam anak aku blm pernah tinggal berjauhan dengan suami. Namun, kali ini kami harus berpisah untuk sementara waktu, karena sang suami tengah di ajak oleh keluarga besarnya untuk umroh. Sungguh Karunia yang sangat agung.
Alhamdulillaah, Rizqi Minallooh. Semoga suatu hari nanti kami sekeluarga bisa berangkat bersama ke tanah suci. Cita2 yang tak boleh padam di dada2 kaum muslimin.
Setiap hari kami selalu berkabar. Foto2 masjid yang dia kirim semakin membuat rasa ingin untuk kesana juga. Saat ini hanya bisa berdoa, semoga suatu hari kelak Allooh mengabulkan cita2 ini untuk mengunjungi Haromain.
Hari2 berlalu. Siang dan malam terasa agak panjang. Jam, menit dan detik berlalu begitu lambat. Rasa sunyi menyeruak dan menguasai ruang hati. Rasa apakah ini? Rindu? Sungguh aku bukanlah seorang yang blak2kan dalam menyampaikan perasaanku. Aku bukan tipe yang demikian. Biarlah sunyi ini ku selami dengan lembut ....ku dekap dengan asa ....semoga sabar menyertai penantian ini ...menanti kepulanganmu untuk berkumpul bersama kami kembali ....dengan pribadimu yang lbh baik lagi ...
نَسْأَلُ اللَّهَ أَنْ تَكُونَ عُمْرَتُكَ مَبْرُورَةً
اللهم بارك

Komentar
Posting Komentar